Metropolitan ⏱️ 4 menit baca

Betonisasi Peninggian Jalan UPI Muara Angke, Diduga Cacat Kualitas Dan Kuantitas!

Zulkarman
Zulkarman
📰 Wartawan Faktual.net 📍 Jakarta utara
📅
22 September 2026, 17:22 Diperbarui: 23 Sep 2026, 06:38
Betonisasi Peninggian Jalan UPI Muara Angke, Diduga Cacat Kualitas Dan Kuantitas!
📷 Papan Proyek Pekerjaan Tahun 2025 dan 2026

faktual.net, Jakarta – Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung diduga “kemungkinan” tidak faham dengan pekerjaan kontruksi yang sedang berproses diwilayah kerjanya, yang dilakukan oleh para kontraktor dengan menggunakan Dana APBD dengan jumlah milyaran rupiah.

Era kepemimpinan Pramono Anung, Nyaris semua hasil pekerjaan proyek yang dilakukan oleh pemborong atau kontraktor mendapat sorotan diberbagai media (khusus media online faktual.net), diduga karena dikerjakan tidak sesuai Gambar, Bill Of Quantity, RAB dan atau KAK (kerangka acuan kerja), Diduga Gagal Proyek atau Cacat Mutu, yang diduga juga Bahan Material dan Pekerjaan yang dilakukan Tidak Menyesuaikan dengan yang Tertulis dalam Dokumen Kontrak Kerja.

Pekerjaan yang di kerjakan oleh kontraktor diduga mencari keuntungan “Besar” dan pekerjaanya dianggap tidak memiliki bobot Profesional sebagai Pelaksana Pekerjaan Kontruksi.

Komentar diatas disampaikan oleh Ribet Juntak dari LSM Tipikor RI Jakarta, Selasa(22/9),usai monitoring pekerjaan para kontraktor, yang hasil penelusurannya akan disampaikan ke media online faktual.net, untuk dipublikasikan sebelum di Informasikan kepihak Aparat Penegak Hukum.

“tanggapan saya gubernur DKI lakukan kerjaan yang viral saja, belum fokus terkait uang rakyat se Republik yang dipake untuk kerjaan kontruksi,” ucap Ribet.

Ribet melanjutkan komentarnya, Tahun 2025 diwilayah kerja tersebut juga ada Pekerjaan kontruksi, dengan nilai kontrak Rp.8.389.591.000.tanggal kontrak 27 Mei 2025, Tahun Anggaran 2025. Kontraktor Pelaksana PT.Nikita Sari Jaya. Konsultan Pengawas PT.Tranadi Tatautami, dan belum serah terima hasil pekerjaan kegiatan (PHO) telah mengalami keretakan hingga patah, sama juga dengan hasil kerja Tahun ini 2026 diduga Cacat Kualitas dan Kuantitas yang dikerjakan oleh CV. Juan Putra Tama dengan Konsultan Pengawas PT.Abadi Karsa Mulya, serta Nilai kontrak Rp.4.743.893.251.

“Kalo hasil kerjaannya pemborong, ya disenyumin saja, kan ada Malaikat dan Tuhan Pengawas yang Hebat!, yang Mempertimbangkan Konsekuensi Hukum Dunia Akherat,” Kata Ribet

Ketua LSM Suara Pemuda Indonesia (LSM-SPI), Torang Alfonso, melalui telpon selulernya, Selasa (22/9), mengungkapkan, jika menilik dokumen kontrak yang disepakati oleh Pihak kuasa Anggaran dan Pelaksana Kerja sepertinya memang Hasil dari pekerjaan tersebut Diduga Tidak mengikuti Kerangka Acuan Kerja maupun Bill of Quantity atau Gambar, makanya disimpulkan “Diduga Mutunya Tidak ada kualitas dan Kuantitas”.

“Sudah ada bukti di Dinas lain kerjaan proyeknya tidak sesuai kontrak kerja, dibongkar dan diulangin pekerjaannya,” Ucap

“Gelar Uji materi saja terhadap bahan material yang digunakan dan cara kerjanya, bisa terungkap apakah sesuai kontrak?,” Lanjutnya.

Torang Alfonso juga mengatakan, Tahun 2025 dan Tahun 2026 hasil kerja Pemborong dilokasi kerja UP3 Muara Angke dan atau Dinas KPKP DKI Jakarta nyaris sama “Korengnya” beton pecah akibat diduga tidak sesuai spesifikasi, pemadatan kurang dan mutu beton dipertanyakan?.Dan jika pemborong melaksanakan sesuai yang tertera pada Bill Of Quantity tidak mungkin jalan itu bisa pecah atau patah, apalagi belum dilewati muatan yang berat.

“Mungkin dugaan adanya pemotongan diawal buat Saku pejabat, akhirnya Kontraktor diduga berbuat Culas! biar untung Besar,” Pungkasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan Dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Dr.drh.Hasudungan. A.Sidabalok, M.Si, dan Mahad sebagai Kepala UP3 Muara Angke telah dilakukan konfirmasi informasi publik melalui WA bahkan bersurat, oleh wartawan media online faktual.net, Belum ada Penjelasan.

Dikutip dari Google ; Kuantitas adalah jumlah atau volume yang dapat dihitung dan diukur secara pasti, sedangkan kualitas adalah tingkat mutu, baik atau buruknya, serta nilai keunggulan dari sesuatu.

Pengertian Kuantitas Definisi: Mengacu pada seberapa banyak, besar, atau tinggi volume suatu objek.

Sifat: Terhitung, pasti, dan dinyatakan dalam bentuk angka atau satuan.Contoh: Jumlah produk yang dihasilkan sebanyak 1.000 buah.

Pengertian Kualitas

  • Definisi: Mengacu pada derajat keunggulan, mutu, atau sejauh mana sesuatu memenuhi kebutuhan dan standar.
  • Sifat: Relatif, berfokus pada nilai dan kepuasan, serta tidak selalu bisa dihitung dengan angka pasti.
  • Contoh: Tingkat kepuasan pelanggan atau daya tahan produk yang tidak mudah rusak.
  • Perbedaan Utama Pengukuran: Kuantitas diukur dengan hitungan atau angka; kualitas diukur dengan penilaian mutu, rasa, atau performa.
  • Fokus: Kuantitas mengejar jumlah ketersediaan; kualitas mengejar keandalan dan standar yang baik.

Reporter : Zulkarman.

🏷️ Tag:
#Berita #Headline #Hukum #pemerintahan
Zulkarman
Zulkarman
Wartawan Terverifikasi Faktual.net
📍 Jakarta utara, DKI Jakarta 🆔 FKT-2026-4094